Menu

Mode Gelap
Pemerintah Pastikan Ekonomi Stabil Meski Tarif PPN Naik Jadi 12 Persen Mahfud MD: Wacana Maafkan Koruptor Berisiko Langgar Hukum Ketum PSSI Janji Lakukan Evaluasi Usai Timnas Gagal ke Semifinal Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2024 usai Takluk 0-1 dari Filipina Geo Dipa Energi Ungkap Strategi Maksimalkan Potensi Panas Bumi Indonesia

Internasional · 26 Oct 2024 16:30 WIB ·

Wabah Bakteri Berbahaya di Burger McDonald’s, 1 Orang Meninggal Dunia


 Wabah Bakteri Berbahaya di Burger McDonald’s, 1 Orang Meninggal Dunia Perbesar

Suaraindo.com – Wabah bakteri E. coli telah menginfeksi 75 orang yang diduga terkait konsumsi burger Quarter Pounder di restoran McDonald’s di AS, dengan satu korban meninggal dunia. Sebanyak 22 orang dirawat di rumah sakit, dan dua di antaranya mengalami sindrom hemolitik uremik, yang bisa menyebabkan gagal ginjal. Strain E. coli O157:H7 ini dilaporkan sangat berbahaya, terutama bagi lansia, anak-anak, dan orang dengan sistem kekebalan lemah.

McDonald’s telah menghentikan sementara penyajian Quarter Pounder di sekitar 2.800 restorannya yang terdampak. Penyelidikan awal dari FDA dan McDonald’s menunjukkan bahwa sumber infeksi kemungkinan berasal dari bawang yang dipasok oleh Taylor Farms. Perusahaan tersebut kemudian melakukan penarikan sukarela bawang yang didistribusikan ke sekitar 900 restoran di beberapa negara bagian.

Selain McDonald’s, jaringan restoran cepat saji lainnya seperti Burger King dan Taco Bell juga menarik bawang segar dari menu mereka. Departemen Pertanian AS turut menguji sampel daging sapi dalam burger yang diduga terkontaminasi. CDC menyatakan risiko wabah ini saat ini rendah, berkat langkah penarikan yang dilakukan.

Wabah ini telah menyebar di beberapa negara bagian, termasuk Colorado, Kansas, dan Utah, dengan Colorado melaporkan jumlah kasus tertinggi. Saham McDonald’s turun 3% setelah pengumuman ini, dan para analis memperkirakan dampak negatif wabah bisa berlanjut dalam jangka pendek.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemerintah Pastikan Ekonomi Stabil Meski Tarif PPN Naik Jadi 12 Persen

22 December 2024 - 10:50 WIB

Mahfud MD: Wacana Maafkan Koruptor Berisiko Langgar Hukum

22 December 2024 - 10:48 WIB

Ketum PSSI Janji Lakukan Evaluasi Usai Timnas Gagal ke Semifinal

22 December 2024 - 10:46 WIB

Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2024 usai Takluk 0-1 dari Filipina

22 December 2024 - 10:34 WIB

Geo Dipa Energi Ungkap Strategi Maksimalkan Potensi Panas Bumi Indonesia

21 December 2024 - 12:32 WIB

AS Batalkan Hadiah Rp162 M untuk Penangkapan Pemimpin Baru Suriah

21 December 2024 - 12:30 WIB

Trending di Internasional