Ilustrasi.

Tiga Ribu Nakes di Riau Belum Divaksin

Suaraindo.com, Pekanbaru – Jumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) di Provinsi Riau yang divaksin terus bertambah. Hingga saat ini sudah lebih dari 20 ribu nakes di Riau yang sudah divaksin. 

Namun disisi lain ada juga Nakes yang ditunda divaksin karena permasalahan kesehatan yang tidak memungkinkan. 

Jumlah nakes yang ditunda vaksinasi mencapai 3.070 orang. Mereka yang ditunda divaksin ini karena saat dilakukan pemeriksaan tensi darahnya tinggi sehingga tidak memenuhi syarat untuk divaksin. 

Selain itu, ada juga Nakes yang tidak divaksin karena punya penyakit penyerta atau Komorbid. Jumlahnya cukup banyak, sebanyak 1.105 orang. Kemudian yang hamil ada 72 orang, menyusui 136 orang dan yang sudah pernah positif Covid-19 ada 44 orang serta alasan lain ada 86 orang. 

“Ada 16,4 persen Nakes yang tidak divaksin karena tidak memenuhi syarat saat dilakukan screening sebelum dilakukan penyuntikan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Senin (15/2/2021). 

Hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi di Riau masuh terus berjalan. Jumlah Nakes yang sudah divaksin sudah mencapai sebanyak 20.398 orang atau 59,5 persen dari total target sasaran vaksin. 

Rincianya Kota Pekanbaru jumlah Nakes yang divaksin sudah mencapai sebanyak 7.156 orang, atau 62,5 persen. Kemudian Kampar 1.444 orang atau 55,9 persen, Pelalawan 940 orang atau 52,1 persen, Kuansing 743 orang atau 68,8 persen, Indragiri Hulu 1.181 orang atau 58,4 persen.

Kemudia di Indragiri Hilir jumlah nakes yang divaksin sudah mencapai sebanyak 1.599 orang atau 56,8 persen, Siak 1.157 orang atau 63,1 persen, Rokan Hulu 1.238 atau 63,2 persen, Rokan Hilir 1.245 orang atau 54,6 persen, Bengkalis 2.101 orang atau 61,1 persen, Meranti 483 orang atau 49,7 persen dan Dumai 1.081 orang atau 54,1 persen. (cv)

Tentang Chaviz

Harap cek kembali

Menkumham: Mal Pelayanan Publik Permudah Layanan Keimigrasian dan AHU

Suaraindo.com, Jakarta-Mal Pelayanan Publik (MPP) menjadi alternatif dalam memberikan kemudahan pelayanan publik kepada masyarakat. Termasuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *