Menu

Mode Gelap
Pemprov DKI Buka Lowongan 1.700 Guru KKI Bulan Agustus 2024 Telkom Luncurkan Platform IoT Antares untuk Energi Berkelanjutan di Industri Manufaktur Tel Aviv Diserang Drone Houthi, Menewaskan Satu Orang dan Melukai Empat Lainnya Adhi Karya Masuk Indeks PEFINDO i-Grade, Tunjukkan Komitmen dan Kinerja Unggul BRI Jalin Kerjasama Strategis dengan PP Muhammadiyah untuk Layanan Perbankan Terbaik

Ekonomi · 8 Jul 2024 20:08 WIB ·

Smelter Nikel PT KFI di Kalimantan Timur Siap Serap 10 Ribu Tenaga Kerja Lokal


 Smelter Nikel PT KFI di Kalimantan Timur Siap Serap 10 Ribu Tenaga Kerja Lokal Perbesar

Suaraindo.com – PT Kalimantan Ferro Industry (KFI) mengungkapkan bahwa proyek smelter nikel di Desa Pendingin, Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, akan mampu menyerap sekitar 10 ribu tenaga kerja lokal dalam beberapa tahun mendatang. Muhammad Ardhi Soemargo, Direktur Utama PT Nityasa Prima yang merupakan bagian dari konsorsium PT KFI, menyatakan bahwa saat ini lebih dari 1.700 tenaga kerja lokal telah dipekerjakan setelah peresmian tahap pertama pabrik smelter nikel pada September 2023.

“Di 6 tahun ke depan ada 10 ribu pekerja mereka akan memberikan multiplier effect,” ucapnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi VII DPR, Senin (8/7/2024).

Ardhi menjelaskan bahwa proyek smelter ini adalah pabrik smelter nikel pertama di Kalimantan Timur dengan total nilai investasi sekitar Rp 30 triliun. Investasi ini mencakup tidak hanya proyek smelter feronikel, tetapi juga beberapa proyek lainnya seperti smelter dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL), pabrik stainless steel, dan pabrik baterai nikel lithium yang memproses nikel cobalt sulfat.

Menurut Ardhi, smelter nikel yang sudah beroperasi saat ini menggunakan teknologi RKEF (Rotary Kiln Electric Furnace) tercanggih dengan total 18 line smelter yang akan dibangun, memiliki kapasitas produksi 1,41 juta ton feronikel per tahun dengan kandungan 11,50% logam nikel (Ni).

“Kami akan terus membangun sampai dengan 18 line tersebut bisa terealisasi. Yang seperti Pak Ketua sampaikan tadi Rp 30 triliun,” kata Ardhi.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemprov DKI Buka Lowongan 1.700 Guru KKI Bulan Agustus 2024

21 July 2024 - 17:42 WIB

Telkom Luncurkan Platform IoT Antares untuk Energi Berkelanjutan di Industri Manufaktur

21 July 2024 - 17:01 WIB

Adhi Karya Masuk Indeks PEFINDO i-Grade, Tunjukkan Komitmen dan Kinerja Unggul

21 July 2024 - 16:43 WIB

BRI Jalin Kerjasama Strategis dengan PP Muhammadiyah untuk Layanan Perbankan Terbaik

21 July 2024 - 16:40 WIB

Harga Minya Dunia Ambruk, Serangan Israel dan Perekonomian China Masih Jadi Faktor Utama

21 July 2024 - 16:25 WIB

Kereta Api Tanpa Rel Dijadwalkan Tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN) Pada Akhir Juli 2024

13 July 2024 - 23:25 WIB

Trending di Nasional