Menu

Mode Gelap
Xi Jinping: Pengangguran Pemuda Harus Jadi Prioritas Nasional Viktor Orban Kunjungi Moskow, UE Tanggapi dengan Boikot TikTok dan ByteDance Ajukan Tuntutan untuk Batalkan Aturan Penjualan oleh Pemerintah AS Trump Selamat, Pelaku dan Seorang Peserta Kampanye Tewas Trump Ditembak saat Kampanye di Pennsylvania

Internasional · 30 Jun 2024 21:42 WIB ·

Serangan Bom di Borno, Nigeria Tewaskan 18 Orang dan Puluhan Lainnya Terluka


 Serangan Bom di Borno, Nigeria Tewaskan 18 Orang dan Puluhan Lainnya Terluka Perbesar

Suaraindo.com – Serangkaian serangan yang diduga bom bunuh diri di Negara Bagian Borno, Nigeria Timur Laut telah menewaskan sekira 18 orang dan 30 lainnya terluka pada Sabtu (29/6).

Mengutip AFP, Juru Bicara Polisi menjelaskan bahwa salah satu dari tiga ledakan dilakukan oleh seorang Perempuan yang menggendong bayi di punggungnya ketika upacara pernikahan sedang berlangsung.

Serangan tambahan di sebuah kota perbatasan di sebelah Kamerun mengenai sebuah rumah sakit dan area pemakaman yang menjadi tempat bagi para korban dari serangan pernikahan sebelumnya.

Dikutip dari Voa Indonesia, Barkindo Saidu, Direktur Jenderal Badan Manajemen Darurat Negara Bagian Borno, menyatakan sebanyak 18 korban yang tewas telah dikonfirmasi, termasuk anak-anak, orang dewasa, dan perempuan hamil.
“Sejauh ini, 18 kematian yang terdiri dari anak-anak, pria, wanita dan wanita hamil,” tulis laporan kepala badan tersebut Barkindo Saidu, Minggu (30/6).

Dalam sebuah laporan disebutkan 19 orang yang terluka para dibawa ke Ibukota regional Maiduguri. Sementara 23 orang lainnya sedang menunggu evakuasi, kata Saidu dalam laporan tersebut.

Sampai dengan berita ini diterbitkan, belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Borno berada di pusat pemberontakan Islam selama 15 tahun yang telah menewaskan ribuan orang dan mengakibatkan jutaan lainnya mengungsi. Meskipun militer Nigeria telah menurunkan kemampuan para militan, mereka masih melakukan serangan mematikan terhadap warga sipil dan target-target keamanan.

Sebagai informasi, Militan Boko Haram merebut Gwoza pada tahun 2014 ketika kelompok tersebut mengambil alih sebagian wilayah di Borno utara. Boko Haram dan kelompok sempalannya, Negara Islam Provinsi Afrika Barat, adalah kelompok militan paling aktif di Borno, wilayah pedesaan yang luas di pedalaman seukuran Irlandia.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Xi Jinping: Pengangguran Pemuda Harus Jadi Prioritas Nasional

16 July 2024 - 11:07 WIB

Viktor Orban Kunjungi Moskow, UE Tanggapi dengan Boikot

16 July 2024 - 10:55 WIB

TikTok dan ByteDance Ajukan Tuntutan untuk Batalkan Aturan Penjualan oleh Pemerintah AS

14 July 2024 - 12:46 WIB

Trump Selamat, Pelaku dan Seorang Peserta Kampanye Tewas

14 July 2024 - 10:46 WIB

Trump Ditembak saat Kampanye di Pennsylvania

14 July 2024 - 10:43 WIB

Wakil Presiden Indonesia ke-10, Jusuf Kalla Bertemu Petinggi Hamas di Doha Qatar

13 July 2024 - 22:49 WIB

Trending di Internasional