Kondisi banjir di Sungai Akar Inhu, Riau.

Puluhan KK Terdampak Banjir di Inhu

Suaraindo.com, Peknabaru-Bencana banjir terjadi di Desa Sungai Akar, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau. Sedikitnya ada 20 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat musibah ini.

Kepala Desa Sungai Akar, Mustakim, S, TP, Selasa (20/4) sore, menyebutkan, bahwa  kondisi saat ini banjir yang melanda desa tersebut mulai surut. Ketinggian air mencapai 1,5 cm hingga 30 cm dari atas permukaan sungai.

“Insyaallah kondisinya sudah aman. Tapi jika hujan lebat turun lagi dikhawatirkan bisa terdampak lagi,” kata, Alumni Fakultas teknologi pertanian, Universitas Riau, Mustakim. 

Diungkapkan Mustakim, banjir mulai terjadi sejak Sabtu (18/4) dini hari. Sehari sebelumnya Jumat (17/4) hujan lebat mengguyur Desa Sungai Akar.

Banjir berasal dari luapan DAS Sungai Akar. Sedikitnya 1 KK dievakuasi petugas ke tempat yang lebih aman. Di lokasi itu, pihak pemerintah desa menyediakan ambulan untuk mengantisipasi jika ada warga yang membutuhkan.

“Selain itu kami juga melakukan koordinasi dengan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Brimob agar siap siaga di lokasi banjir. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi jika ada warga yang harus dievakuasi,” kata Mustakim 

“Kami juga telah menyediakan balai pertemuan desa sebagai tempat evakuasi dan dapur umum bagi warga yang terdampak banjir,” ujar Mustakim, Kepala Desa yang telah mengabdi di Desa Sungai Akar sejak tahun 2020 lalu. 

Dikatakan Mustakim, pihaknya telah menerima bantuan paket logistik yang diperuntukkan kepada warga terdampak banjir. Bantuan itu diberikan dari sejumlah perusahaan, pemerintah kabupaten Inhu, dan Gubernur Riau. 

Gubernur Riau telah memberikan bantuan 5 ton beras secara simbolis.
Bantuan logistik ini akan disalurkan kepada warga terdampak musibah banjir di Desa Sungai Akar dan Desa Payaguan, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu, Riau.

“Kepada Gubernur Riau dan pihak lain yang telah memberikan bantuan kami ucapkan terimakasih. Semoga bantuanya ini bisa bermanfaat dan membantu korban banjir serta meringankan beban warga yang terdampak banjir,” ucapnya.

Lebih lanjut Mustakim menyampaikan, bahwa aktifitas desa saat ini sudah berangsur normal. Namun ada sebagian KK yang hingga saat ini masih membersihkan sisa tanah dan lumpur yang mengendap di rumah warga.(*)

Tentang Chaviz

Harap cek kembali

Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo, 6 Orang Ditemukan Tewas, 3 Hilang

Suaraindo.com, Jateng-Tim SAR gabungan menemukan enam dari sembilan penumpang perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *