Menu

Mode Gelap
Pemprov DKI Buka Lowongan 1.700 Guru KKI Bulan Agustus 2024 Telkom Luncurkan Platform IoT Antares untuk Energi Berkelanjutan di Industri Manufaktur Tel Aviv Diserang Drone Houthi, Menewaskan Satu Orang dan Melukai Empat Lainnya Adhi Karya Masuk Indeks PEFINDO i-Grade, Tunjukkan Komitmen dan Kinerja Unggul BRI Jalin Kerjasama Strategis dengan PP Muhammadiyah untuk Layanan Perbankan Terbaik

Internasional · 20 May 2024 17:58 WIB ·

Presiden WWC Puji Jokowi Setinggi Langit


 Presiden WWC Puji Jokowi Setinggi Langit Perbesar

Suaraindo.com – Presiden World Water Council (WWC), Loïc Fauchon, menyampaikan pujian kepada Presiden Indonesia, Joko Widodo, atas komitmennya dalam mengadvokasi isu-isu air pada forum internasional. Dalam pidatonya di acara pembukaan High Level Meeting World Water Forum ke-10 yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada Senin (20/5/2024), Fauchon mengakui peran aktif Jokowi sebagai pembawa pesan isu air sejak pertemuan G20. “Saat KTT G20 lalu saya meminta Yang Mulia untuk menjadi ‘water messenger’ dan sekarang Anda telah membuktikannya. Saya ingin mengucapkan terima kasih,” kata Fauchon.

Fauchon menekankan bahwa menjadi duta air saja tidak cukup, melainkan diperlukan tindakan lebih lanjut dari semua negara untuk menjaga dan melindungi sumber air. “Sekarang kita harus menjadi petarung, atau lebih baik lagi, menjadi seorang pejuang. Menjadi pejuang air, bersama-sama. Saya ingin menyerukan kewajiban untuk menjaga alam dan menyediakan air untuk satu sama lain,” ungkapnya.

WWC mendorong beberapa inisiatif penting, termasuk kebijakan keamanan suplai air dan mengubah perilaku untuk mencapai water sobriety. Fauchon juga mengajak negara-negara untuk mengintegrasikan hak atas air ke dalam konstitusi masing-masing dan mendukung solusi berbasis alam untuk pengelolaan daerah aliran sungai. “Sehingga, selangkah demi selangkah, kita bisa mengusulkan agar hak atas akses terhadap air dapat ditegakkan bagi semua orang,” jelasnya.

WWC juga menginisiasi Koalisi “Money for Water” yang akan dibahas dalam konferensi PBB mendatang, bertujuan untuk mengalokasikan pendanaan iklim untuk manajemen air dan air limbah, serta menghapus utang air bagi negara-negara paling miskin. “Kami ingin memastikan bahwa sebagian besar pendanaan iklim pada dasarnya dikhususkan untuk air, termasuk air limbah,” kata Fauchon.

Akhirnya, Fauchon menyerukan agar tata kelola air lebih aktif dan terdesentralisasi melalui kerja sama multilateral, dan meminta semua yang hadir untuk berpartisipasi sebagai World Water Warriors. “Saya ingin sampaikan kepada semua orang di ruangan ini dan di seluruh dunia, bahwa kami membutuhkan Anda. Kami ingin ide baru, kami ingin diskusi baru agar kita bisa membuat masa depan air bersama-sama. Bersama kami, jadilah yang pertama berperan sebagai World Water Warriors (Pejuang Air untuk Dunia). Ambillah bagian, terutama Anda, yang paling muda di ruangan ini, sambutlah tangan yang kami ulurkan pada Anda,” pungkas Fauchon.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tel Aviv Diserang Drone Houthi, Menewaskan Satu Orang dan Melukai Empat Lainnya

21 July 2024 - 16:58 WIB

Israel Serang Hodeida sebagai Balasan atas Serangan Drone Houthi, Tiga Tewas

21 July 2024 - 16:36 WIB

ICJ Nyatakan Pendudukan Israel di Palestina Ilegal, Israel Tolak Putusan

21 July 2024 - 16:32 WIB

Biden Habiskan Dana Kampanye Lebih Banyak dari Trump, Hadapi Seruan Mundur dari Demokrat

21 July 2024 - 16:29 WIB

Harga Minya Dunia Ambruk, Serangan Israel dan Perekonomian China Masih Jadi Faktor Utama

21 July 2024 - 16:25 WIB

Xi Jinping: Pengangguran Pemuda Harus Jadi Prioritas Nasional

16 July 2024 - 11:07 WIB

Trending di Internasional