PEMBELAJARAN JARAK JAUH & TEKNOLOGI PENDIDIKAN

Dr. Non Syafriafdi, S.Pd., M.Pd
Kepala SDN 010 Tembilahan Hulu & Dosen STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Di tengah-tengah kondisi pandemi Covid 19 ini keberadaan pembelajaran jarak jauh  memang suatu hal yang tidak dapat dipungkiri. Pembelajaran jarak jauh adalah salah satu solusi untuk mengatasi persoalan pembelajaran yang tidak bisa dilakukan secara tatap muka. Merujuk kepada hal tersebut, tentu saja keberadaan pembelajaran jarak jauh seyogyanya juga turut memberikan kontribusi positif di dalam hal peningkatan kualitas pembelajaran peserta didik. Untuk itu tentu saja dibutuhkan unsur atau komponen pendukung di dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tersebut, agar kiranya tujuan pembelajaran bisa juga tercapai secara efektif dan efisien.

Ada banyak komponen sebenarnya yang turut memberikan pengaruh terhadap keberhasilan penbelajaran jarak jauh tersebut,  namun pada tulisan kali ini penulis hanya akan menguraikan salah satu komponen saja yakni teknologi pendidikan. Teknologi pendidikan merupakan suatu hal yang urgen dalam memberikan kontribusi positif dalam kesuksesan pembelajaran jarak jauh. Betapa tidak teknologi pendidikan merupakan teori dan praktek dalam desain, pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan dan penilaian proses dan sumber untuk belajar (AECT, 1994).

Dari pengertian tersebut dapat dimaknai bahwa betapa luasnya cakupan teknologi pendidikan tersebut, karena itu jika dikaitkan dengan pembelajaran jarak jauh maka sesungguhnya keberadaan teknologi pendidikan sangat relevan sekali dengan hal tesrebut. Satu contoh misalnya pembelajaran jarak jauh perlu kiranya dirancang atau didesain sebaik mungkin agar pembelajaran yang dilangsungkan juga bisa menarik dan dapat memberikan motivasi bagi peserta didik untuk belajar. Ada banyak hal yang bisa dilakukan dalam hal ini, misalnya dengan mendesain pembelajaran semenarik mungkin. Walaupun pembelajaran tidak dilangsungkan secara tatap muka, guru juga sejatinya bisa membuat pembelajaran denga melibatkan peseta didik aktif belajar di rumah, diantaranya dengan memberikan tantangan berupa peserta didik diminta untuk memvideokan kegiatan pembelajarannya di rumah terkait dengan suatu topik atau materi. Ini sesungguhnya adalah hal yang menarik, apatah lagi saat ini peserta didik kita sudah boleh dikatakan sudah sangat dekat dan familiar dengan teknologi. Kehebatan mereka menggunakan teknologi bahkan mengalahkan orang tuanya. Karena itu ketika ada peluang yang diberikan oleh guru untuk menyalurkan kreativitasnya dengan memanfaatkan teknologi tesebut, tentu saja ini menjadi suatu kebahagiaan dan kesenangan tersendiri bagi peserta didik, apatah lagi guru  juga mampu memberikan apresiasi terhadap karya cipta peserta didik tersebut, tentu saja ini akan semakin meningkatkan lagi gairah dan semangat peserta didik tersebut dalam belajar. Intinya adalah peserta didik tetap belajar tetapi sambil bermain. Mereka tidak terasa sedang dibawa ke dalam suasana belajar dan mereka nyaman melakukannya.

Dalam konteks pembelajaran ini tentu saja menjadi suatu hal yang memang seyogyanya terjadi, sehingga pembelajaran yang dilangsungkan akan berlangsung secara menyenangkan. Dan jika ini terjadi tentu saja ini akan mampu mewujudkan pencapaian tujuan pembelajaran secara optimal. Itu baru salah satu aspek dari teknologi pendidikan yakni dari segi desain, masih ada 4 aspek lagi terkait dengan teknologi pendidikan, Insyaa Allah akan diulas pada tulisan berikutnya.

Semoga…

Tembilahan, 1 Februari 2021

Tentang Arman Syahrizal

Harap cek kembali

Akankah Tindakan Rasisme Menjadi Suatu Keharusan?

Oleh: Yuli Wahyana, Mahasiswi Prodi Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Rasisme merupakan suatu sikap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *