Menu

Mode Gelap
TikTok dan ByteDance Ajukan Tuntutan untuk Batalkan Aturan Penjualan oleh Pemerintah AS Trump Selamat, Pelaku dan Seorang Peserta Kampanye Tewas Trump Ditembak saat Kampanye di Pennsylvania Kereta Api Tanpa Rel Dijadwalkan Tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN) Pada Akhir Juli 2024 Wakil Presiden Indonesia ke-10, Jusuf Kalla Bertemu Petinggi Hamas di Doha Qatar

Ekonomi · 8 Jul 2024 20:11 WIB ·

OJK Hadapi Tantangan Identifikasi Rekening Judi Online dengan Transaksi Kecil


 OJK Hadapi Tantangan Identifikasi Rekening Judi Online dengan Transaksi Kecil Perbesar

Suaraindo.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan tantangan yang dihadapi oleh perbankan dalam mengidentifikasi rekening yang digunakan untuk judi online, terutama karena nilai transaksinya yang sangat kecil, sekitar Rp 10.000 per transaksi. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa industri perbankan Indonesia telah menerapkan sistem pemantauan yang ketat untuk mencegah penyalahgunaan rekening bank, termasuk untuk aktivitas pencucian uang.

Namun, sistem anti-pencucian uang sulit diterapkan untuk mengidentifikasi rekening yang digunakan untuk judi online.

“Bank sudah sadar, cautious bahwa paramater yang dipakai sangat berbeda sekali, misalnya pencucian uang yang [transaksinya] sangat besar dengan judi online yang transaksinya kecil sekali hanya sekitar Rp 10.000,” kata Dian, Senin (8/7/2024).

Oleh karena itu, industri perbankan kini menyesuaikan parameter pemantauan transaksi mencurigakan untuk transaksi kecil yang sering terjadi dan penarikan dana yang cepat.

“Sekarang paramaternya kita pakai untuk transaksi kecil tapi sering dan penarikannya segera, itu juga jadi indikator,” tambah Dian.

Per Juni 2024, OJK telah memblokir 6.056 rekening bank yang digunakan untuk bisnis judi online. Rekening-rekening ini diblokir oleh bank berdasarkan informasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Terkait pemberantasan judi online, OJK memblokir 6.056 rekening berdasarkan data yang diserahkan dari Kominfo ke OJK,” kata Dian.

Selain pemblokiran rekening sesuai permintaan Kominfo, OJK juga meminta bank untuk menutup rekening terkait yang dikenali memiliki customer identification file (CIF) yang sama.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kereta Api Tanpa Rel Dijadwalkan Tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN) Pada Akhir Juli 2024

13 July 2024 - 23:25 WIB

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Resmikan 2 Kapal Perang Indonesia Buatan Dalam Negeri

12 July 2024 - 19:17 WIB

Pasar Kripto Tertekan Jual Besar-Besaran Jerman, Bitcoin dan Ethereum Melemah

12 July 2024 - 15:07 WIB

Indonesia Siap Luncurkan BBM Rendah Sulfur untuk Kurangi Polusi Udara

12 July 2024 - 15:00 WIB

Putus Generasi Sandwich, Ini Program OJK

8 July 2024 - 20:14 WIB

Smelter Nikel PT KFI di Kalimantan Timur Siap Serap 10 Ribu Tenaga Kerja Lokal

8 July 2024 - 20:08 WIB

Trending di Ekonomi