BerandaOtomotifKegunaan dan  Jenis Klakson Mobil Yang Perlu Anda Ketahui

Kegunaan dan  Jenis Klakson Mobil Yang Perlu Anda Ketahui

- Advertisement -spot_img

suaraindo.com, Jakarta – Klakson adalah salah satu instrumen mobil yang secara umum digunakan untuk memberi sinyal-sinyal tertentu.

Klakson bisa menandakan peringatan bagi mobil atau pengendara lain. Misalnya, mobil kamu ingin melintas perempatan yang tidak ada lampu lalu lintasnya. Tentu sebagai pengemudi, tangan Sahabat bakal spontan bersiap-siap di tombol klakson.

Klakson juga sering digunakan untuk mengingatkan kendaraan lain yang justru berhenti mendadak atau berhenti saat lampu hijau telah menyala. Lebih dari itu, mobil-mobil di era modern ini sudah banyak yang menghubungkan klakson ke sistem alarm keamanan.

Di samping itu, klakson sendiri memiliki beberapa jenis.  berikut ini jenis-jenis klakson pada mobil:

Klakson udara

Klakson udara merupakan jenis klakson mobil terbaik yang dapat menimbulkan getaran atau suara dari tekanan udara. Klakson ini memanfaatkan kompresor listrik atau kompresor rem angin yang dikenal juga dengan katup elektro pneumatik.

Berbeda dari jenis klakson sebelumnya, klakson udara tidak menggunakan magnet listrik untuk menggetarkan membran dalam klakson.

Sistem kerja klakson udara lebih cepat dan mudah dibandingkan jenis klakson lainnya. Hal ini karena sumber udara atau kompresor listrik berada dekat dengan klakson.

Yang mana saat menggunakan selang yang lebih panjang, udara takan lebih lama sampai ke klakson dan membuat bunyi klakson menjadi kecil bahkan tidak terdengar.

Oleh karenanya, penempatan klakson dengan kompresor listrik harus dekat. Agar udara yang tertekan bisa lebih cepat dan menghasilkan suara yang nyaring dan keras

 Klakson listrik arus AC

Perlu diketahui bahwa klakson untuk mobil bisa menggunakan magnet listrik untuk menghasilkan suara atau bunyi. Klakson ini dikenal dengan klakson listrik yang mempunyai sistem kerja dengan arus AC.

Magnet listrik yang ada pada kutub akan bergantian dari arah selatan ke utara dan sebaliknya. Alhasil, menimbulkan frekuensi listrik atau arus bolak-balik.

Dengan adanya perubahan pada kutub magnet tersebut akan menghasilkan getaran pada membran. Dari getaran tersebut bisa menimbulkan suara yang keras dan nyaring pada klakson.

Klakson arus AC juga menggunakan dinamo listrik, sehingga biasa digunakan untuk kendaraan kecil. Membran akan bergetar dan menimbulkan bunyi saat magnet listrik saling bergantian berpindah tempat ke kutub utara dan selatan.

Meski begitu, jenis klakson ini tetap mempunyai risiko kerugian. Diantaranya saat putaran mesin turun, maka dapat menurunkan frekuensi getaran klakson yang membuat suara menjadi kecil.

 Klakson listrik arus DC

Seperti dalam rangkaian listrik, terdapat juga klakson listrik dengan arus searah atau DC. Jenis klakson ini berbeda dengan klakson AC. Bahkan bisa disebut kebalikan dari klakson sebelumnya.

Dalam klakson arus DC tidak ada perubahan frekuensi pada arus. Sebab, arus tersebut bergerak searah dan tidak bergantian.

Klakson arus DC digunakan untuk menghasilkan getaran pada membran melalui kontak pemutus. Sistem kerja klakson listrik arus searah adalah saat kontak pemutus tertutup, arus yang mengalir ke magnet listrik terjadi. Dengan begitu, membuat membran tertarik ke arah tersebut untuk menghasilkan getaran.

Saat plunger terbuka, maka gaya magnet akan menghilang. Akibatnya, membuat membran dan plunger akan terhubung kembali. Jika terjadi secara terus-menerus akan menimbulkan getaran dan bunyi yang nyaring dan keras. Dalam klakson DC ini ada dua jenis yaitu klakson DC spiral atau siput dan klakson DC piringan.

Ternyata, klakson punya banyak jenis, bahkan klakson kapal sudah bisa diterapkan di mobil. Selain itu, prinsip kerja klakson nggak bisa dibilang simpel. Klakson bekerja dengan kompleks dan membutuhkan instrumen-instrumen pendukung lainnya.

Sekarang anda sudah tau jenis dan cara kerja klakson dan jenis klakson yang sekarang anda gunakan. (Rhd)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini