Menu

Mode Gelap
Tegas, Menkominfo Minta Elon Musk Buat NOC di Indonesia Indonesia Siap Hadapi La Nina Pasca-El Nino Presiden WWC Puji Jokowi Setinggi Langit Presiden Jokowi Inisiasi Empat Hal dalam World Water Forum Bahas RAPBN 2025 dengan DPR, Sri Mulyani Pastikan Transisi Kebijakan Berjalan Mulus

Internasional · 9 May 2024 21:22 WIB ·

Israel Yakin Dukungan Senjata AS Tetap Berlanjut


 Israel Yakin Dukungan Senjata AS Tetap Berlanjut Perbesar

Suaraindo.com – Israel tetap yakin bahwa dukungan militer Amerika Serikat akan terus berlanjut meskipun Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah memulai operasi militer di Rafah, di bagian selatan Gaza.

Juru Bicara IDF, Daniel Hagari, mengungkapkan bahwa perselisihan antara Israel dan Amerika Serikat biasanya diselesaikan secara internal dan tidak dipublikasikan. “Setiap keputusan resmi dilakukan tanpa harus diketahui publik,” kata Daniel dalam sebuah konferensi pers yang diadakan oleh Yedioth Ahronoth, seperti dilaporkan pada hari Kamis (9/5/2024).

Daniel juga menekankan bahwa Israel berperan penting dalam menjaga keamanan di Timur Tengah, termasuk melindungi kepentingan Amerika Serikat di wilayah tersebut. “Kami bertanggung jawab atas kepentingan keamanan Israel dan kami terus memperhatikan kepentingan AS di wilayah ini,” ujarnya ketika ditanya mengenai pengiriman bom berat dari AS.

Dia juga memuji kerja sama antara IDF dan Pusat Komando Militer AS (CENTCOM) selama konflik di Gaza, dengan mengatakan bahwa “ada sesuatu yang lebih penting daripada bantuan keamanan dan itu adalah dukungan operasional.”

Namun, pemerintahan Biden baru-baru ini mengkonfirmasi bahwa mereka telah menahan pengiriman bom seberat 2.000 dan 500 pon ke Israel, yang ditujukan untuk operasi militer besar-besaran di Rafah, daerah yang padat penduduk di Gaza selatan. Ini merupakan pertama kalinya pengiriman tersebut dihentikan sejak konflik Israel-Hamas meletus pada 7 Oktober lalu.

Washington menentang rencana serangan besar di Rafah, mengingat potensi risiko terhadap keselamatan penduduk sipil Palestina.

Pejabat pertahanan Israel menegaskan pentingnya Rafah dalam konflik karena posisinya yang strategis untuk Hamas. “Rafah penting karena empat dari enam batalyon Hamas yang tersisa berada di kota itu, bersama dengan anggota kepemimpinan kelompok teror dan sejumlah besar sandera yang diculiknya dari Israel selama serangan gencar 7 Oktober,” kata Daniel Hagari.

Netanyahu telah lama menyatakan bahwa pasukan Israel akan menargetkan Hamas di Rafah untuk menghilangkan ancaman mereka. “Kami akan berurusan dengan Rafah dengan cara yang tepat bagi kami,” tegas Daniel, menambahkan bahwa pergerakan Hamas ke utara Jalur Gaza akan terus diawasi dan ditindaklanjuti oleh IDF.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Presiden WWC Puji Jokowi Setinggi Langit

20 May 2024 - 17:58 WIB

Pemerintah Iran Resmi Umumkan Presiden Raisi Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter dan Kemungkinan Penggantinya

20 May 2024 - 12:57 WIB

Heli Jatuh di Iran, Berisi Ebrahim Raisi dan 3 Pejabat Lain

20 May 2024 - 10:19 WIB

Chang’e-6, Misi Ambisius China Menuju Eksplorasi Ruang Angkasa

13 May 2024 - 14:27 WIB

Keputusan Tak Terduga Vladamir Putin, Ekonom Sipil diangkat menjadi Menteri Pertahanan

13 May 2024 - 14:24 WIB

Skandal Seks Trump dengan Bintang Panas Makin Panas

10 May 2024 - 15:52 WIB

Trending di Internasional