Menu

Mode Gelap
Xi Jinping: Pengangguran Pemuda Harus Jadi Prioritas Nasional Viktor Orban Kunjungi Moskow, UE Tanggapi dengan Boikot TikTok dan ByteDance Ajukan Tuntutan untuk Batalkan Aturan Penjualan oleh Pemerintah AS Trump Selamat, Pelaku dan Seorang Peserta Kampanye Tewas Trump Ditembak saat Kampanye di Pennsylvania

Nasional · 17 May 2024 23:50 WIB ·

Isi Pertemuan Jokowi dan Gubernur Jenderal Australia


 Isi Pertemuan Jokowi dan Gubernur Jenderal Australia Perbesar

Suaraindo.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Gubernur Jenderal Australia David Hurley di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Pertemuan ini membahas sejumlah hal, salah satunya memperkuat kerja sama komunitas kedua negara.

“Pak Presiden terima kunjungan Gubernur Jenderal Australia David Hurley yang juga akan mengakhiri masa tugasnya akhir Juni nanti.

Beliau kan sebagai Gubernur Jenderal sehingga dalam pembicaraan bilateral lebih kepada memperkuat people to people compact (kerja sama komunitas),” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi di Kompleks Istana Bogor, Jumat (17/5/2024).

Kerja sama yang konkret, katanya, ialah pengajaran bahasa di masing-masing negara. Retno meyakini kerja sama itu menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan kedua negara.

“Yang dibahas antara lain bagaimana giatkan pengajaran bahasa, misalnya di Indonesia bahasa Inggris dan di Australia bahasa Indonesia.

Karena di Australia, bahasa Indonesia diajarkan tetapi perlu penguatan karena kita yakin bahasa dapat menjadi jembatan untuk kita memperkuat people to people compact,” ujarnya.

Retno mengatakan David Hurley juga aktif dalam organisasi yang terkait dengan hubungan Indonesia dengan Australia.

Dia mengatakan kunjungan David juga sekaligus merayakan hubungan 75 tahun Indonesia dengan Australia.

“Gubernur Jenderal aktif dalam bidang upaya mendekatkan hubungan antara kedua negara. Misalnya, beliau merupakan salah satu pendiri ikatan alumni Pertahanan Indonesia Australia, kemudian aktif di youth exchange, beliau juga aktif di interfate dialogue.

Kita siapkan dialog kedua di Australia di tahun ini juga,” ujarnya.

“Intinya itu yang dibahas, lebih kepada perkuat people to people compact.

Di sana sini dibahas masalah ekonomi tentunya tapi secara general dan sebagaimana diketahui kita peringati 75 tahun hubungan diplomatik,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kereta Api Tanpa Rel Dijadwalkan Tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN) Pada Akhir Juli 2024

13 July 2024 - 23:25 WIB

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Resmikan 2 Kapal Perang Indonesia Buatan Dalam Negeri

12 July 2024 - 19:17 WIB

Indonesia Siap Luncurkan BBM Rendah Sulfur untuk Kurangi Polusi Udara

12 July 2024 - 15:00 WIB

Putus Generasi Sandwich, Ini Program OJK

8 July 2024 - 20:14 WIB

OJK Hadapi Tantangan Identifikasi Rekening Judi Online dengan Transaksi Kecil

8 July 2024 - 20:11 WIB

Smelter Nikel PT KFI di Kalimantan Timur Siap Serap 10 Ribu Tenaga Kerja Lokal

8 July 2024 - 20:08 WIB

Trending di Ekonomi