Menu

Mode Gelap
Tegas, Menkominfo Minta Elon Musk Buat NOC di Indonesia Indonesia Siap Hadapi La Nina Pasca-El Nino Presiden WWC Puji Jokowi Setinggi Langit Presiden Jokowi Inisiasi Empat Hal dalam World Water Forum Bahas RAPBN 2025 dengan DPR, Sri Mulyani Pastikan Transisi Kebijakan Berjalan Mulus

Teknologi · 28 Apr 2024 21:54 WIB ·

Indonesia Gandeng Tiongkok Kembangkan Teknologi Padi untuk Tekan Impor Beras


 Indonesia Gandeng Tiongkok Kembangkan Teknologi Padi untuk Tekan Impor Beras Perbesar

Suaraindo.com – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia bakal menggandeng Tiongkok dalam mengembangkan teknologi penanaman padi untuk menekan impor beras.
Luhut mengatakan teknologi tersebut akan diterapkan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng). Diketahui, lokasi tersebut merupakan proyek pangan di era mantan Presiden Soeharto.

“Kita minta teknologi mereka ada dua, satu intensifikasi, satu lagi yang baru di Pulang Pisau. Dahulu bekas Pak Soeharto, tetapi tidak jalan-jalan,” kata Luhut di gedung Kemenko Marves.
Dia mengatakan teknologi penanaman padi asal Tiongkok ini bisa menghasilkan 12 ton padi per hektare (ha). “Saya usul ke presiden (Jokowi), bagaimana kalau kita coba teknologi Tiongkok, karena teknologi ini bisa (menghasilkan) 10 atau 12 ton per hektare,” ujarnya.

Luhut memperkirakan, jika teknologi penanaman padi tersebut bisa menjangkau 300 hektare lahan, bisa menghasilkan 2 juta ton padi per hektare. Dengan begitu, pemerintah tidak perlu mengimpor beras. “Katakanlah 300.000 hektare, kalau itu betul, sudah hampir 2 juta ton padi. Itu kan kita tidak perlu impor lagi,” tukasnya.

Soal gagal panen karena perbedaan iklim, Luhut mengaku tidak khawatir. Sebab, Tiongkok akan bertanggung jawab, termasuk memberikan pinjaman untuk pembangunan teknologi tersebut.

Luhut menyebut, saat ini pemerintah sedang merancang tasks four mengenai rencana ini dan akan melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tegas, Menkominfo Minta Elon Musk Buat NOC di Indonesia

20 May 2024 - 18:01 WIB

Luhut Klaim Starlink Lebih Murah Ketimbang Layanan Internet Lain

17 May 2024 - 23:41 WIB

OpenAI Akan Saingi Google, GPT 5 Search Engine Baru?

13 May 2024 - 14:41 WIB

Sepak Terjang Starlink Elon Musk di Indonesia

13 May 2024 - 14:26 WIB

Warren Buffet, AI “Jin” Keluar dari Botol

10 May 2024 - 14:16 WIB

Kendaraan Canggih Diuji Coba di IKN pada Juli 2024

5 May 2024 - 21:47 WIB

Trending di Teknologi