Menu

Mode Gelap
TikTok dan ByteDance Ajukan Tuntutan untuk Batalkan Aturan Penjualan oleh Pemerintah AS Trump Selamat, Pelaku dan Seorang Peserta Kampanye Tewas Trump Ditembak saat Kampanye di Pennsylvania Kereta Api Tanpa Rel Dijadwalkan Tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN) Pada Akhir Juli 2024 Wakil Presiden Indonesia ke-10, Jusuf Kalla Bertemu Petinggi Hamas di Doha Qatar

Ekonomi · 22 Jun 2024 16:37 WIB ·

IMF: Integrasi Pasar dan Investasi Hijau sebagai Kunci Pemulihan Ekonomi Eropa


 IMF: Integrasi Pasar dan Investasi Hijau sebagai Kunci Pemulihan Ekonomi Eropa Perbesar

Suaraindo.com – International Monetary Fund (IMF) merekomendasikan Eropa untuk mengadopsi kebijakan makroekonomi strategis, melakukan reformasi struktural, dan meningkatkan investasi hijau guna mengatasi tantangan seperti penurunan buffer fiskal, populasi yang menua, dan pertumbuhan produktivitas yang rendah. Dalam Pernyataan Penutup 2024, IMF menyoroti pemulihan bertahap kawasan euro dari gangguan pandemi, penghentian pasokan gas Rusia, dan perang di Ukraina. Inflasi mendekati target, dan bank menunjukkan ketahanan meskipun suku bunga naik. Namun, tantangan yang tersisa memerlukan fokus pada pertumbuhan dan stabilitas.

IMF memperkirakan pertumbuhan moderat pada 2024, dengan penguatan lebih lanjut pada 2025 didorong oleh peningkatan upah riil dan pengurangan tabungan rumah tangga. Inflasi diperkirakan mencapai target pada akhir 2025, didorong oleh pengetatan kebijakan moneter sebelumnya dan penurunan harga komoditas. Meski demikian, pertumbuhan jangka panjang mungkin terhambat oleh tren demografi dan produktivitas rendah. IMF menyarankan Bank Sentral Eropa untuk melanjutkan pelonggaran moneter secara bertahap guna menyeimbangkan ekspektasi inflasi dan menghindari kebijakan yang terlalu ketat. Pendorong utama pertumbuhan meliputi investasi dalam teknologi digital, reformasi administratif, dan peningkatan fleksibilitas pasar tenaga kerja.

Untuk mencapai kesehatan ekonomi jangka panjang, IMF menekankan pentingnya meningkatkan produktivitas dan mencapai tujuan iklim. Rekomendasi mencakup peningkatan investasi dalam teknologi digital, pengurangan hambatan bisnis, dan peningkatan fleksibilitas pasar tenaga kerja. Integrasi pasar keuangan lebih lanjut sangat penting untuk keamanan energi, mitigasi perubahan iklim, dan transformasi digital. IMF menyarankan pembentukan Climate and Energy Security Facility (CESF) untuk mendukung pengurangan emisi dan investasi infrastruktur energi. Reformasi pasar tenaga kerja harus fokus pada peningkatan keterampilan, realokasi tenaga kerja, dan mengatasi penyusutan tenaga kerja, melalui program peningkatan keterampilan dan dukungan partisipasi tenaga kerja perempuan.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Kripto Tertekan Jual Besar-Besaran Jerman, Bitcoin dan Ethereum Melemah

12 July 2024 - 15:07 WIB

Indonesia Siap Luncurkan BBM Rendah Sulfur untuk Kurangi Polusi Udara

12 July 2024 - 15:00 WIB

Putus Generasi Sandwich, Ini Program OJK

8 July 2024 - 20:14 WIB

OJK Hadapi Tantangan Identifikasi Rekening Judi Online dengan Transaksi Kecil

8 July 2024 - 20:11 WIB

Smelter Nikel PT KFI di Kalimantan Timur Siap Serap 10 Ribu Tenaga Kerja Lokal

8 July 2024 - 20:08 WIB

Strategi Sri Mulyani Kurangi Defisit APBN 2024 dengan Penggunaan SAL Rp 100 Triliun

8 July 2024 - 20:04 WIB

Trending di Ekonomi