Gempa Susulan Masih Terjadi di Nias

Suaraindo.com, Jakarta -Gempa bumi yang terjadi di Nias Barat, Sumatera Utara, kemarin siang dengan kekuatan M 7,2 pada pukul 03.33 WIB, tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Titik koordinat gempa ada di 0,10 Lintang Utara dan 96,53 Bujur Timur dengan kedalaman 19 km. Lokasi gempa berada sekitar 141 km arah barat daya dari Nias Barat.

Gempa berkekuatan M 7,2 ini kemudian dimutakhirkan oleh BMKG menjadi M 6,7.

Hingga tadi pagi Gempa susulan masih terjadi di Nias Barat, Sumatera Utara (Sumut), pascagempa awal berkekuatan M 6,7 kemarin. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sudah terjadi 41 gempa susulan.

“Hasil monitoring BMKG terhadap aktivitas gempa susulan yang terjadi di barat daya Pulau Nias menyusul gempa M 6,7 yang terjadi kemarin siang (Jumat, 14/5) hingga Sabtu (15/5) pagi, sudah terjadi sebanyak 41 kali gempa susulan,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangannya, Sabtu (15/5/2021).

Daryono menyampaikan gempa susulan terbesar berdasarkan catatan BMKG berkekuatan M 5,4. Gempa susulan terakhir sendiri terjadi sekitar pukul 09.44 WIB tadi.

“Magnitudo gempa susulan terbesar M 5,4 dan terkecil M 2,0. Gempa susulan terkini terjadi pada pagi hari ini pukul 09.44 WIB dengan kekuatan M 3,2,” jelasnya.

Daryono mengatakan kekuatan gempa susulan di Nias Barat cenderung terus mengecil. Dia berharap kondisi segara stabil.

“Ada kecenderungan magnitudo gempa susulan (aftershocks) semakin kecil. Semoga kondisi segera stabil dan aman kembali,” katanya. (tp)

Tentang Chaviz

Harap cek kembali

Tahap Ke-17, Indonesia Terima 10 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac

Suara Indo, Jakarta-Sebanyak 10 juta dosis vaksin Covid-19 produksi Sinovac dalam bentuk bahan baku atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *