Menu

Mode Gelap
Tegas, Menkominfo Minta Elon Musk Buat NOC di Indonesia Indonesia Siap Hadapi La Nina Pasca-El Nino Presiden WWC Puji Jokowi Setinggi Langit Presiden Jokowi Inisiasi Empat Hal dalam World Water Forum Bahas RAPBN 2025 dengan DPR, Sri Mulyani Pastikan Transisi Kebijakan Berjalan Mulus

Nasional · 9 Apr 2024 05:39 WIB ·

Diprediksi Sama, Begini Penentuan Lebaran Pemerintah dan Muhammadiyah


 Diprediksi Sama, Begini Penentuan Lebaran Pemerintah dan Muhammadiyah Perbesar

Suaraindo.com – Sidang Isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah, yang merayakan Idulfitri, dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 9 April 2024, diumumkan oleh Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki. Dalam kesempatan ini, ia memperkirakan bahwa lebaran akan jatuh pada tanggal 10 April, sebuah prediksi yang selaras dengan penanggalan ormas Muhammadiyah. “Insyaallah Hari Raya Idul Fitri akan dirayakan secara bersama-sama bagi seluruh umat Muslim di Indonesia. Tapi nanti akan kami konfirmasi lagi pada 9 April untuk melakukan Sidang Isbat di Jakarta,” ujarnya.

Kesamaan tanggal lebaran antara pemerintah dan Muhammadiyah ini didasari oleh kriteria minimal hilal menurut MABIMS, yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Muhammadiyah, yang menggunakan metode Wujudul Hilal untuk penetapan awal bulan hijriah, telah menetapkan 10 April 2024 sebagai tanggal Idul Fitri. “Insyaallah Muhammadiyah akan ber-Idul Fitri pada 10 April 2024 dan tampaknya Idulfitri akan sama antara pemerintah dan Muhammadiyah,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

Menurut hisab BMKG, hilal pada 10 April sudah memenuhi syarat Idulfitri versi MABIMS, dengan ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 9 April berkisar antara 4,88 derajat di Merauke, Papua, hingga 7,63 derajat di Sabang, Aceh. Elongasi geosentris di Indonesia pada waktu yang sama berkisar antara 8,39 derajat di Merauke, Papua, hingga 10,22 derajat di Sabang, Aceh.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa (BRIN) Thomas Djamaluddin juga mengkonfirmasi bahwa kondisi Bulan baru di Jakarta pada 9 April 2024 akan mencapai ketinggian 6,3 derajat dan elongasi 8,9 derajat, mendukung prediksi kesamaan tanggal Idulfitri antara pemerintah dan Muhammadiyah. Ini menandai persamaan langka, berbeda dari penentuan awal Ramadhan 1445 H yang sebelumnya menyaksikan perbedaan antara Muhammadiyah dan Pemerintah-PBNU.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Indonesia Siap Hadapi La Nina Pasca-El Nino

20 May 2024 - 18:00 WIB

Presiden Jokowi Inisiasi Empat Hal dalam World Water Forum

20 May 2024 - 17:56 WIB

Masyarakat Penerima Manfaat Jamsos Ketenagakerjaan Meningkat

20 May 2024 - 17:41 WIB

Sambutan Presiden Jokowi Saat Membuka WWF Bali

20 May 2024 - 15:54 WIB

Ingin Tahu Banyak Tentang Air, Elon Musk Mantap Hadiri WWF di Bali

20 May 2024 - 10:17 WIB

Isi Pertemuan Jokowi dan Gubernur Jenderal Australia

17 May 2024 - 23:50 WIB

Trending di Nasional