Menu

Mode Gelap
Tegas, Menkominfo Minta Elon Musk Buat NOC di Indonesia Indonesia Siap Hadapi La Nina Pasca-El Nino Presiden WWC Puji Jokowi Setinggi Langit Presiden Jokowi Inisiasi Empat Hal dalam World Water Forum Bahas RAPBN 2025 dengan DPR, Sri Mulyani Pastikan Transisi Kebijakan Berjalan Mulus

Internasional · 13 May 2024 14:27 WIB ·

Chang’e-6, Misi Ambisius China Menuju Eksplorasi Ruang Angkasa


 Chang’e-6, Misi Ambisius China Menuju Eksplorasi Ruang Angkasa Perbesar

Suaraindo.com – Dilansir dari BBC News, Chang’e-6 merupakan misi China yang bertujuan mengembalikan sampel bulan dan juga sebagai langkah awal dalam eksplorasi luar angkasa yang lebih ambisius. Pada 3 Mei, China meluncurkan salah satu misi terambisiusnya dengan mengirimkan empat wahana antariksa ke Bulan. Misi ini bertujuan untuk mengumpulkan sampel dari sisi jauh Bulan dan membawanya kembali ke Bumi, memberikan potensi wawasan baru tentang Bulan, planet kita, dan sejarah awal Tata Surya. Untuk mencapai tujuan ini, wahana tersebut harus melakukan tarian kosmik yang rumit.

Wahana Chang’e-6 menghabiskan sekitar 4,5 hari dalam perjalanan ke Bulan. Setelah masuk ke orbit di sekitar Bulan, lander terpisah dari orbiter dan menuju area pendaratan di dalam kawah Apollo di sisi jauh Bulan. Karena sisi jauh Bulan tidak pernah menghadap Bumi, operasi dan komunikasi dengan Bumi akan difasilitasi oleh Queqiao-2, sebuah satelit relay komunikasi yang diluncurkan oleh China pada Maret. Lander akan mengumpulkan material permukaan dan subsurface menggunakan alat pengumpul dan bor. Material ini akan ditembakkan ke orbit Bulan oleh ascender, yang kemudian akan menyerahkan sampelnya kepada orbiter.

Pertemuan dan penambatan antara orbiter dan ascender harus dilakukan dengan tepat saat bergerak dengan kecepatan lebih dari satu mil per detik. Ini akan diotomatisasi karena adanya jeda waktu cahaya akibat jarak mereka dari stasiun darat di Bumi. Setelah sampel dikumpulkan, kapsul reentry akan membawanya kembali ke Bumi dan mendarat di padang rumput Mongolia Dalam. Sampel yang dikumpulkan, terutama dari Basin South Pole-Aitken, diharapkan memberikan pemahaman baru tentang asal-usul Bulan dan Tata Surya. Selain itu, misi Chang’e-6 juga merupakan persiapan untuk misi pengambilan sampel Mars, menambah kompleksitas dan ambisi China dalam eksplorasi luar angkasa.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Presiden WWC Puji Jokowi Setinggi Langit

20 May 2024 - 17:58 WIB

Pemerintah Iran Resmi Umumkan Presiden Raisi Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter dan Kemungkinan Penggantinya

20 May 2024 - 12:57 WIB

Heli Jatuh di Iran, Berisi Ebrahim Raisi dan 3 Pejabat Lain

20 May 2024 - 10:19 WIB

Keputusan Tak Terduga Vladamir Putin, Ekonom Sipil diangkat menjadi Menteri Pertahanan

13 May 2024 - 14:24 WIB

Skandal Seks Trump dengan Bintang Panas Makin Panas

10 May 2024 - 15:52 WIB

Israel Yakin Dukungan Senjata AS Tetap Berlanjut

9 May 2024 - 21:22 WIB

Trending di Internasional