Aparat TNI-POLRI yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi terus melakukan patroli diwilayah rawan keamanan.

Aparat Lakukan Penyekatan Agar KKB Tidak Leluasa Bergerak

Suaraindo.com, Papua -Satgas Nemangkawi yang terdiri atas anggota TNI dan Polri terus berupaya melakukan penyekatan agar KKB tidak lagi leluasa bergerak.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengaku saat ini anggota Satgas Nemangkawi tengah berupaya memisahkan warga sipil dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang ada di Kabupaten Puncak.

Anggota saat ini berupaya memisahkan warga sipil dengan KKB khususnya di sekitar Ilaga. Anggota sudah melakukan penyekatan agar KKB tidak bisa bergabung dengan warga sipil, kata Kapolda Papua kepada ANTARA, di Jayapura, Sabtu (15/5/2021).

“Tim satgas Nemangkawi berupaya melakukan penyekatan agar ruang gerak anggota KKB tidak lagi leluasa,” ujar Fakhiri seraya berharap apa yang dilakukan dapat membuahkan hasil.

Saat ini situasi kamtibmas di Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak nisbi kondusif setelah Kamis lalu sempat terjadi kontak tembak di Wuloni hingga menewaskan satu anggota KKB.

Kampung Wuloni sendiri letaknya cukup jauh dari Ilaga, kata Fakhiri seraya menyatakan, apa yang dilakukan anggota sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Yang pasti apa yang dilakukan anggota dalam penanganan KKB sudah terukur, ucap Irjen Pol Fakhiri menegaskan. (tp)

Tentang Chaviz

Harap cek kembali

Tahap Ke-17, Indonesia Terima 10 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac

Suara Indo, Jakarta-Sebanyak 10 juta dosis vaksin Covid-19 produksi Sinovac dalam bentuk bahan baku atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *