BerandaInternasionalAdik Kim Jong Un Sebut Rezim Korsel  "Anjing Setia" AS

Adik Kim Jong Un Sebut Rezim Korsel  “Anjing Setia” AS

- Advertisement -spot_img

suaraindo.com, Jakarta – Kim Yo-jong, saudara perempuan dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyebut Pemerintah Korea Selatan “idiot” saat mengecam upaya Seoul mendorong dijatuhkannya sanksi tambahan terhadap Pyongyang atas peluncuran rudalnya.

Dilansir KBS World, Kamis (24/11), dalam sebuah pernyataan yang dibawa Kantor Berita Pusat Korea Utara, Kim mengatakan, dia tidak dapat memahami mengapa rakyat Korea Selatan berpangku tangan sementara pemerintah Yoon dan para idiot lainnya terus menciptakan situasi berbahaya.

Kim Yo Jong bahkan menganggap rezim Korea Selatan sebagai “anjing setia” Amerika Serikat (AS).

Hinaan itu muncul dari mulut Kim Yo Jong, usai 14 negara di Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam Korut imbas peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM), Hwasong-17, baru-baru ini.

“Tindakan menjijikkan ini jelas menunjukkan Korea Selatan adalah anjing setia dan antek Amerika Serikat,” ujar Kim Yo Jong pada Rabu (23/11), seperti dikutip AFP.

“Saya bertanya-tanya ‘sanksi’ apa yang secara lancang dijatuhkan oleh kelompok Korea selatan, yang tidak lebih dari seekor anjing liar yang berlarian mengejar tulang yang diberikan oleh AS, terhadap DPRK,” ujarnya menggunakan nama resmi Korut, Republik Demokratik Rakyat Korea.

“Pemandangan luar biasa!” imbuh Kim Yo Jong dengan nada menyindir.

Dalam pernyataannya, Kim Yo Jong juga menuduh Presiden Yoon telah menciptakan ‘situasi berbahaya’ dan membandingkannya dengan pendahulunya, mantan Presiden Moon Jae In, yang disebut Kim Yo Jong membuat Seoul ‘belum menjadi target kami’.

“Saya heran kenapa rakyat Korea selatan masih tetap menjadi penonton pasif atas tindakan ‘pemerintahan’ Yoon Suk Yeol dan para idiot lainnya,” sebutnya.

Ia kemudian berujar, “Saya bertanya-tanya sanksi apa yang akan dijatuhkan sekutu Korea Selatan dengan lancang kepada Korea Utara.”

Kim Yo Jong menilai tindakan itu tak lebih dari seekor anjing liar, dalam hal ini Korea Selatan, yang mengejar tulang dari AS.

“Pemandangan yang luar biasa!” ucap dia.

Yo Jong juga menuduh Yoon menciptakan situasi yang berbahaya di Semenanjung Korea. Ia lalu membandingkan Korsel saat dipimpin pendahulunya, Presiden Moon Jae In.

Saat memimpin, Moon berusaha memperbaiki hubungan dengan Korea Utara sehingga bisa meredam konflik di kawasan itu.

Seperti diketahui, Korut memiliki sejarah panjang melontarkan kata-kata menghina untuk para pemimpin asing. Sebelum Presiden AS Joe Biden menjadi capres, Pyongyang menyebutnya sebagai ‘anjing gila’ yang ‘harus dipukuli hingga mati dengan tongkat’.

Korut juga pernah menyebut mantan Presiden AS Donald Trump sebagai ‘pria pikun yang sakit mental’. (*)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini