BerandaInternasional12.658 Tewas Dalam Sepekan, WHO Desak China Transparan Data Covid

12.658 Tewas Dalam Sepekan, WHO Desak China Transparan Data Covid

- Advertisement -spot_img

suaraindo.com, Beijing – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memahami reaksi sejumlah negara terhadap lonjakan kasus Covid yang menewaskan puluhan ribu orang dalam jangka waktu dua bulan di China. Ditambah dengan dibebaskannya warga setempat bepergian ke luar negeri mulai 8 Januari 2023.

 WHO mendesak China untuk bersikap transparan dalam menyajikan data perkembangan kasus Covid tersebut.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular China (CCDC), Minggu (22/1), Sebanyak 12.658 warga China tewas dalam sepekan pada 13-19 Januari 2023 saat sedang menjalani perawatan di rumah sakit akibat mengidap Covid-19.

Dari jumlah kematian itu, sebanyak 681 di antaranya disebabkan oleh kegagalan akut sistem pernapasan akibat Covid.

Sementara untuk korban jiwa lainnya, kematian disebabkan oleh penyakit bawaan selain terjangkit Covid.

CCDC juga mencatat hampir 472.000 pasien Covid dirawat di sejumlah rumah sakit di China pada Kamis (19/1), termasuk 51.700 pasien yang mengalami tingkat keparahan yang sangat tinggi.

Sampai saat ini, lebih dari 1,28 miliar warga China telah divaksin, termasuk 230,1 juta di antaranya berusia di atas 60 tahun.

CCDC berjanji akan mempublikasikan data dan informasi perkembangan Covid di China setiap bulan.

Sebelumnya, Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) menghentikan publikasi data perkembangan Covid mulai 25 Desember 2022. (*)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini